Cara Menciptakan Ide Bisnis

Cara Menciptakan Ide Bisnis.Memulai bisnis membutuhkan banyak usaha: Anda harus membuat rencana bisnis, mencari investor, pinjaman uang, dan karyawan. Namun, sebelumnya, Anda harus mencipatakan ide untuk bisnis tersebut terlebih dahulu. Ide ini bisa berupa produk, jasa, atau metode baru yang layak untuk ditukar dengan uang oleh konsumen. Pencarian ide yang bagus membutuhkan pemikiran, kreativitas, dan riset. Jika Anda ingin menjadi seorang wiraswasta, ingatlah beberapa hal berikut saat mencipatakan ide bisnis. yang telah kita rangkum dalam lefthip

Disupport oleh IDN Poker Online

Mengembangkan Ide

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 1

Pikirkan benda atau jasa apa yang bisa memperbaiki kehidupan Anda.

 Tuliskan kelebihan dan kelemahan-kelemahan yang Anda miliki. Saat melihat daftar tersebut, apakah ada hal yang Anda pikir bisa memperbaiki kehidupan Anda? Pertimbangkan juga pengalaman-pengalaman yang Anda punya. Dengan waktu dan kreativitas, Anda mungkin bisa mengenali beberapa produk atau jasa yang bisa dikembangkan sebagai bisnis.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 2

Putuskan apakah Anda ingin menyediakan produk atau jasa.

 Ide bisnis baru kemungkinan besar dibuat berdasarkan produk atau jasa. Setiap produk atau jasa tersebut membutuhkan pemikiran dan kreativitas. Sebelum memutuskannya, pertimbangkan semua keuntungan dan tantangan dari produk atau jasa tersebut.

  • Untuk produk baru, Anda harus mengembangkan produk baru yang bagus atau meningkatkan kualitas produk yang sudah ada. Kemudian, investasikan sejumlah uang untuk memproduksinya. Bisnis ini membutuhkan biaya, namun jika berhasil bisa sangat menguntungkan.
  • Penyediaan jasa akan menghilangkan kebutuhan untuk mengembangkan dan memproduksi barang baru. Namun, Anda mungkin harus merekrut lebih banyak karyawan karena bisnis akan sulit dikembangkan jika Anda bekerja sendiri.
  • Kedua pilihan membutuhkan pemasaran dan pengiklanan. Jadi, baik produk ataupun jasa, investasikan juga waktu dan biaya untuk sektor ini.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 3

Kenali masalah di industri yang sudah ada.

 Bisnis atau penemuan sering kali dimulai dengan kekecewaan terhadap sistem yang sudah ada. Cara yang bagus untuk menciptakan rencana bisnis adalah dengan mencari masalah-masalah tersebut. Jika Anda merasa kecewa terhadap sesuatu, seperti tidak adanya orang yang menyediakan jasa perbaikan mesin pemotong rumput, orang lain juga mungkin merasakan hal yang sama. Hal ini bisa menciptakan peluang pasar. Setelah mengenali masalah tersebut, Anda bisa memperbaikinya dengan menyediakan jasa tersebut.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 4

Kembangkan ide bisnis yang sudah ada.

Selain mempelajarinya dari masalah dengan industri yang sudah ada, Anda juga bisa belajar dari bisnis yang berhasil. Pelajari bisnis tersebut dan lihat apakah Anda bisa mengembangkannya. Dengan mengembangkan ide dari industri yang sudah ada, Anda bisa mengukirkan nama Anda di pasar.

  • Contohnya, banyak mesin pencari telah muncul saat Google dibuat. Namun, Google dikenal mempunyai algoritma yang sangat akurat sehingga meningkatkan kualitas hasil pencarian. Google berhasil mengembangkan ide bagus yang sudah ada yaitu mesin pencari.

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 5

Berpikirlah ke depan.

Wiraswasta yang sukses adalah inovator. Mereka tidak puas dengan metode atau teknologi lama, tetapi mencari hal yang dirasa akan berhasil di masa depan. Anda bisa melakukan hal ini dengan menanyakan diri Anda sendiri apa langkah logis selanjutnya yang harus dilakukan untuk mengembangkan sebuah produk atau jasa. Misalnya, karena pembelajaran jarak jauh dan video konferensi semakin populer, Anda mungkin bisa mulai membuat perusahaan yang khusus mengatur pertemuan daring. Dengan melihat tren kekinian dan mengembangkannya, Anda bisa menciptakan sebuah ide yang futuristik dan bisa mengubah pasar.[4]

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 6

Lakukan riset pendahuluan terkait konsumen.

Meskipun riset pasar biasanya hanya dilakukan setelah mempunyai ide, Anda bisa melakukan riset awal untuk mencari tahu hal yang orang-orang hargai. Langkah ini bisa membantu Anda menciptakan ide berdasarkan keinginan dan kebutuhan orang-orang.

  • Lakukan riset melalui internet dan lihatlah kata kunci atau pencarian yang umum. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui hal yang paling sering dicari dan membuatnya sebagai inspirasi untuk ide bisnis Anda.
  • Untuk metode pencarian kata kunci populer yang lebih rumit, Anda bisa menggunakan situs seperti Google Adwords atau Bing Ads. Kedua situs tersebut juga bisa menganalisis mesin pencari dan mencari pencarian yang umum.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 7

Terapkan keahlian Anda dalam bidang lain.

Cara lain untuk menciptakan produk atau jasa yang baru adalah dengan menggunakan keahlian yang Anda dapatkan dari tempat lain. Dengan kreativitas, keahlian yang dipelajari di tempat lain sering kali bisa diaplikasikan untuk meningkatkan bidang yang benar-benar berbeda. Leo Fender, misalnya, yang bekerja sebagai seorang tukang reparasi radio menggunakan keahliannya dalam alat elektronik dan amplifikasi untuk membuat gitar elektrik pertamanya. Saat menciptakan ide bisnis, pertimbangkan juga seluruh keahlian Anda. Anda mungkin mempunyai bakat tertentu yang bisa merevolusi sebuah bidang yang berbeda.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 8

Tuliskan semua ide-ide Anda.

 Tidak peduli seberapa kecil atau sepele, setiap ide itu berharga. Biasakan untuk menulis setiap ide yang Anda punya dalam sebuah buku catatan. Selalu bawa buku tersebut karena kita tidak pernah tahu kapan inspirasi akan datang. Dengan begitu, semua ide Anda bisa tersimpan rapi di buku tersebut. Baca ide-ide tersebut secara teratur dan lihat apakah Anda bisa mengembangkan salah satu ide diantaranya.

  • Meskipun ada buku catatan, Anda juga harus mempertimbangkan untuk menyimpan data cadangannya di komputer. Hal ini supaya Anda mempunyai cadangan catatan seandainya buku catatan tersebut hilang atau rusak. Penyimpanan digital juga akan membuat Anda bisa mengklasifikasikan ide-ide tersebut dengan lebih rapi dan efektif.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 9

Asahlah kreativitas Anda.

Pada tahap ini, jangan bersikap terlalu kritis dengan ide-ide yang muncul. Saat periode brainstorming, jangan batasi kreativitas Anda. Bebaskan pikiran Anda dan lihat ide-ide apa saja yang muncul. Kreativitas dan proses penciptaan ide bisa distimulasi dengan beberapa cara.

  • Berjalan-jalanlah. Beberapa studi telah membuktikan bahwa berjalan-jalan membantu menstimulasi aktivitas otak, terutama kreativitas. Berjalan-jalanlah beberapa kali setiap minggu, terutama saat Anda sedang suntuk. Tidak hanya bagus untuk kesehatan, berjalan-jalan juga akan membantu Anda untuk menciptakan ide yang bagus. Pastikan juga untuk membawa buku catatan saat berjalan-jalan agar Anda bisa langsung menuliskan ide yang muncul.
  • Kunjungi toko-toko yang ada. Jika membutuhkan ide, pergilah ke toko-toko atau department store yang menjual banyak produk. Kemudian, perhatikan produk-produk tersebut: produk apa saja yang dijual? apa kekurangan produk-produk tersebut? Perhatikan juga benda-benda yang tidak dijual karena hal tersebut mungkin akan memberikan ide terkait produk yang tidak ada di pasar dan bisa dijual.
  • Bicaralah dengan orang dari berbagai bidang. Jika Anda sedang mencoba menciptakan perangkat lunak baru, jangan hanya berbicara dengan pakar di bidang komputer. Bicaralah dengan orang yang bekerja di bidang yang berbeda, terutama bidang yang tidak terlalu Anda ketahui. Perhatikan cara orang-orang tersebut menggunakan produk atau jasa untuk membantu kehidupannya. Hal ini akan membuat Anda berpikir kreatif dan melihat hal dari perspektif yang berbeda. Perspektif yang baru bisa meningkatkan daya kreativitas Anda.
  • Bacalah Cara Berpikir Kreatif untuk mendapatkan lebih banyak ide tentang berpikir kreatif.

 

Gambar berjudul Come Up With a Business Idea Step 10

Beristirahat.

Meskipun sedikit klise, cerita orang-orang yang mendapatkan ide-ide brilian saat mandi itu memang benar. Ide sering kali muncul saat otak tidak dipaksa untuk memikirkannya. Dengan beristirahat, otak juga akan beristirahat. Saat waktu istirahat tersebut, usahakan untuk tidak memikirkan bisnis Anda, produk, atau hal apa pun yang terkait. Luangkan waktu untuk menonton film, membaca buku, berjalan-jalan, atau melakukan aktivitas lain yang Anda sukai. Saat beristirahat, ide bagus yang bisa mengatasi masalah yang sedang Anda alami mungkin saja muncul.