Cara Menggunakan Multimeter Digital

Cara Menggunakan Multimeter Digital,Multimeter, atau disebut juga volt-ohm meter atau VOM, merupakan alat pengukur hambatan, tegangan, dan arus dalam rangkaian listrik. Bisa juga digunakan untuk memeriksa dioda dan kontinuitas. Multimeter berukuran kecil, ringan, dan menggunakan baterai. Alat ini dapat memeriksa berbagai macam komponen listrik dalam banyak kondisi, menjadikannya sebagai alat yang sangat diperlukan oleh semua orang yang perlu memeriksa dan memperbaiki rangkaian listrik.yang telah kita rangkum dalam lefthip.com

yang disupport oleh Deposit IDN Poker Pakai Dana

Mengukur Hambatan

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 1
Hubungkan multimeter pada rangkaian. Masukkan penyidik hitam ke dalam terminal umum dan penyidik merah ke dalam terminal pengukur tegangan dan hambatan. Terminal ini juga bisa digunakan untuk memeriksa dioda.
Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 2
Putar kenop selektor untuk mengatur hambatan. Mode ini ditandai dengan huruf Yunani Omega, kepanjangan dari ohm, satuan ukur untuk hambatan.
Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 3
3
Matikan daya ke dalam rangkaian.
  1. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 4
    4
    Copot resistor yang ingin diukur. Jika Anda membiarkan resistor tetap dalam rangkaian, hasil pengukuran mungkin tidak akurat.
  1. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 5
    5
    Sentuhkan ujung penyidik pada masing-masing ujung resistor.
Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 6
6
Bacalah angka yang ditampilkan, perhatikan satuannya. Pengukuran 10 bisa menandakan 10 ohm, 10 kilo-ohm atau 10 mega-ohm.

Mengukur Tegangan

  1. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 7
    1
    Hubungkan multimeter pada rangkaian. Masukkan penyidik hitam ke dalam terminal umum dan penyidik merah ke dalam terminal pengukur tegangan dan hambatan.
  2. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 8
    2
    Atur multimeter pada tegangan yang sedang diukur. Anda bisa mengukur tegangan DC (arus searah), millivolt DC, atau tegangan AC (arus bolak-balik). Jika multimeter Anda memiliki fungsi rentang tegangan otomatis, Anda tidak perlu memilih tegangan yang sedang diukur.
  3. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 9
    3
    Ukur tegangan AC dengan menempatkan penyidik pada komponen. Anda tidak perlu memperhatikan polaritasnya.
  4. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 10
    4
    Perhatikan polaritasnya jika Anda mengukur tegangan DC atau milivolt. Tempatkan penyidik hitam pada kutub negatif komponen dan penyidik merah pada kutub positif.
  5. Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 11
    5
    Bacalah angka yang ditampilkan, perhatikan satuannya.

    • Jika mau, Anda bisa menggunakan fitur sentuh-tahan untuk tetap menampilkan hasil pengukuran setelah Anda mencabut penyidik. Multimeter akan berkedip setiap kali tegangan baru terdeteksi.

Mengukur Arus

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 12
1
Pilihlah baik terminal pengukur 10 ampere atau pengukur 300 milliampere (mA). Jika Anda tidak yakin dengan arusnya, mulailah dengan terminal 10 ampere sampai Anda yakin arusnya kurang dari 300 miliampere.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 13
2
Atur multimeter untuk mengukur arus. Mode ini ditandai dengan huruf A.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 14
Matikan daya ke dalam rangkaian.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 15
Putuskan rangkaian.
 Untuk mengukur arus, Anda harus menyambungkan multimeter dengan rangkaian seri. Tempatkan penyidik pada setiap ujung bagian, perhatikan polaritasnya (penyidik hitam di kutub negatif, penyidik merah di kutub positif).

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 16
Nyalakan daya. Arus akan melewati rangkaian, masuk ke penyidik merah dan melalui multimeter, kemudian keluar dari penyidik hitam dan masuk lagi ke dalam rangkaian.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 17
Bacalah angka yang ditampilkan, ingatlah apakah Anda mengukur dalam ampere atau miliampere. Anda bisa menggunakan fitur sentuh-tahan jika mau.

Memeriksa Dioda

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 18
Masukkan penyidik hitam ke dalam terminal umum dan penyidik merah ke dalam terminal untuk mengukur hambatan, tegangan, atau memeriksa dioda.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 19
Gunakan kenop selektor untuk memilih fungsi pemeriksaan dioda. Mode ini ditandai dengan simbol yang melambangkan dioda, yaitu tanda panah yang menunjuk garis vertikal.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 20
Matikan daya ke dalam rangkaian.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 21
Periksa bias maju. Tempatkan penyidik merah di kutub positif dioda dan penyidik hitam di kutub negatif. Jika Anda mendapatkan hasil pengukuran kurang dari 1 tetapi lebih dari 0, bias maju dalam kondisi baik.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 22
Balikkan penyidik untuk memeriksa bias mundur. Jika hasil pengukuran menampilkan “OL” (overload), ini menandakan bias mundur dalam kondisi baik.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 23
Hasil pembacaan “OL” atau 0 saat memeriksa bias maju, dan 0 saat memeriksa bias mundur menandakan kondisi dioda buruk.

  • Beberapa multimeter akan berkedip saat hasil pengukuran kurang dari 1. Ini tidak selalu menandakan dioda dalam kondisi baik, karena dioda rusak juga akan menghasilkan tampilan berkedip.

Mengukur Kontinuitas

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 24
Masukkan penyidik hitam ke dalam terminal umum dan penyidik merah ke dalam terminal pengukur tegangan dan hambatan.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 25
Atur multimeter pada pengaturan yang sama dengan yang digunakan untuk memeriksa dioda.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 26
Matikan daya ke dalam rangkaian.

 

Gambar berjudul Use Digital Multimeter Step 27
Tempatkan penyidik pada masing-masing kutub rangkaian yang sedang diperiksa. Anda tidak perlu memperhatikan polaritasnya. Hasil pembacaan kurang dari 210 ohm menandakan kontinuitas dalam kondisi baik.

Peringatan

  • Saat baterai multimeter rendah atau saat penyidiknya rusak, jangan pernah gunakan multimeter untuk memeriksa apakah rangkaian bertegangan tinggi sudah mati, sirkuit yang menggunakan daya lebih dari 4.800 watt, dan catu daya utama sebuah bangunan. Semua kondisi ini menandakan ancaman sengatan listrik tegangan tinggi.