Rencana Bisnis dan Politik Trump

Ini Rencana Bisnis dan Politik Trump Setelah Tinggalkan Kursi Presiden

Rencana Bisnis dan Politik Trump – Banyak yang kemudian bertanya-tanya, bagaimana dengan Donald Trump, presiden yang sejauh ini menolak untuk secara terbuka menerima kekalahan elektoralnya itu. Kecuali ada perubahan besar, Donald Trump akan keluar dari Gedung Putih bagaimanapun caranya pada 20 Januari 2021. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kalah suara dalam pemilihan umum presiden yang diadakan pada 3 November lalu.

Itu berarti dia memiliki kemungkinan besar meninggalkan kursi kepresidenan AS dan digantikan oleh lawannya dari Partai Demokrat, Joe Biden. Meski sang presiden selalu menyatakan dirinya menang dan yakin akan kembali menjabat sebagai presiden AS, namun menurut laporan The Washington Post yang dikutip Business Insider, Trump telah membahas kemungkinan kekalahan dia dengan orang-orang dekatnya.

Ia juga dikabarkan membahas soal rencana Download Poker IDNPlay Terbaru keuangannya ke depannya setelah meninggalkan posisi orang nomor satu di AS. Rencana itu termasuk untuk melunasi utangnya.

Trump dalam dunia politik setelah tinggalkan kursi presiden

Menurut laporan yang sama, Trump mengatakan, ingin tetap menjadi kekuatan yang ada di mana-mana dalam politik dan media. Trump juga terus ingin memperkuat perannya sebagai perantara kekuasaan Partai Republik.

Ia juga dikabarkan bakal mencalonkan diri kembali sebagai presiden pada 2024, di mana ia kemungkinan akan kembali bersaing dengan Biden.

Kekayaan Trump

Menurut Forbes, jumlah kekayaan bersih Trump per 22 November 2020 mencapai 2,5 miliar dolar Amerika. Ia menjadi presiden miliarder pertama Amerika Serikat pada Januari 2017.

Kekayaannya termasuk kepemilikannya atas sejumlah bangunan mewah di dalam dan sekitar kota Manhattan di New York City. Trump juga memiliki lapangan golf dan kilang anggur serta telah melisensikan namanya ke berbagai perusahaan di seluruh dunia.

Sejumlah pencapaian Trump saat menjadi presiden

Trump merupakan presiden ke-45 AS. Ia memenangkan pemilu pada 2016 lalu bersama wakilnya, Mike Pence.

Selama menjabat, Trump telah banyak melakukan gebrakan yang mencengangkan dunia, termasuk mengubah isi Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang dimiliki AS dengan mitra dagang utamanya di Amerika Utara.

Trump juga telah membuat Tiongkok mau menegosiasikan kembali kesepakatan dagang kedua negara, hingga menggelar perundingan bersejarah dengan Korea Utara.